Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yang Paling Lezat dan Terpopuler

Posted by

Kue merupakan sebuah makanan ringan yang berarti bukan sebuah makanan yang utama. Kue ini biasanya bercita rasa manis dan bahkan ada juga yang rasanya tuh gurih dan asin. Kue ini umumnya sebuah makanan ringan yang terbuat dari adonan tepung, mau itu tepung sagu, tepung terigu, dan bahkan tepung beras. Kue sudah ada sejak dari jaman dahulu dan kue tradisional ini mudah sekali ditemukan di Indonesia dan bahkan di luar Negeri seperti Singapura, Malaysia dan bahkan Belanda juga ada.

Kue ini yang berasal dari kata serapan yaitu bahasa Hokkian 粿 koé yang artiya menunjukkan pengaruh seni memasak Tionghoa di Nusantara. Beberapa dari kue memang asal mulanya dari Cina, seperti pastel, risoles, panekuk, dan lapis legit. Kue yang pada awalnya di gunakan untuk menyebut kue tradisional dan kue peranakan Tionghoa, tetapi saat ini dalam bahasa Indonesia istilah seperti ini sudah meluas menjadi berbagai jenis makanan ringan. Kue ini biasanya dimasak dengan cara di goreng, di kukus atau pun di panggang. Kue yang ada di Indonesia biasa dikategorikan bedasarkan kadar airnya yaitu kue basah dan kue kering.


Hemat Pengeluaran BBM Anda Dengan Alat Penghemat BBM Revolusioner Terbukti BBM lebih Irit sampai dengan 30%!!!, mesin lebih halus dan bertenaga....
Minicon Penghemat BBM | Cara Kerja Minicon | Testimoni Minicon |

Di artikel raja kue kali ini akan membahas tentang aneka resep kue basah tradisional yang paling lezat dan terpopuler, sebelum jauh membahas aneka resep kue basah tradisional. Mari kita simak penjelasan tentang kue basah itu apa sih? Kue basah merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menyebut kue yang bertekstur relatif basah, empuk serta lembut. Kue basah biasanya tidak bertahan lama dan memiliki jangka waktu yang pendek saja (bertahan hanya beberapa hari) sehingga cepat sekali basi.

Kebanyakan masyarakat Indonesia ini mengkonsumsi kue basah di pagi atau sore hari untuk dijadikan sebuah cemilan, menikmati makanan kue basah ini bisa berbarengan dengan kopi atau bahkan teh yang hangat. Kita lihat dibawah ini yuk 9 aneka resep kue basah tradisional yang paling lezat dan terpopuler dari si raja kue yaitu:

Aneka Resep Kue Basah Tradisional Kue Cucur

1. Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Kue Cucur

Kue cucur merupakan salah satu kue basah tradisional yang ada di Indonesia, yang sangat mudah kita jumpai di pasar tradisional maupun di toko-toko kue lainnya. Namun lain halnya di daerah Gorontalo, masyarakat di Gorontalo hanya membuat dan mengkonsumsi kue cucur saat panen padi datang dan mereka biasa menyebut kue cucur ini dengan nama tutulu. Daripada penasaran bagaimana cara membuatnya, mari kita mulai saja yuk lihat resep kue cucurnya.

           Bahan-Bahan:

  • 125 gram Tepung Beras
  • 30 gram Tepung Terigu Protein Sedang
  • 2 lembar Daun Pandan
  • 125 gram Gula Merah
  • ¼ sdt Garam
  • 230 ml Air

           Cara Membuat:

  1. Pertama didihkan air, gula merah dan juga daun pandan sampai gula larut kemudian saring dan diamkan hingga hangat.
  2. Campur tepung beras, tepung terigu, dan garam dalam ke mangkuk lain, aduk sambil dituangi ½ bagian air gula hingga tercampur rata. Tepuk-tepuk dengan tangan selama kira-kira 25 menit, lalu masukkan sisa air gula. Teruskan menepuk-nepuk adonan sampai adonan terasa ringan.
  3. Panaskan wajan kecil di atas api sedang, masukkan 50 ml minyak goreng kedalamnya, biarkan hingga panas. Tuang kira-kira 1 sendok sayur adonan ke dalam wajan, biarkan matang hingga terbentuk seperti renda di sekeliling kue.
  4. Siram-siramkan minyak panas ke bagian tengah adonan, tusuk-tusuk dengan lidi agar adonan mentah yang berada di dalam mengalir ke luar. Teruskan menyiram-nyiramkan minyak ke atas kue hingga matang, angkat. Tiriskan. Ulangi sampai adonan habis.

2. Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Kue Serabi Kinca

Bagi Anda yang asli orang Bandung, Jawa Barat. Mungkin Anda sudah tidak asing dengan jajanan pasar yang satu ini yaitu serabi kinca. Kue serabi kinca ini sejenis camilan serabi namun berwarna hijau muda karena diberi pewarna hijau dan wangi daun pandan, yang termasuk ke dalam kue basah tradisional. Cara membedakan serabi kinca dengan serabi biasa yaitu rasanya yang cenderung lebih manis dan biasanya tidak diberi toping apa-apa diatasnya, karena sudah disediakan saus gula merah sebagai pendampingnya.

Aneka Resep Kue Basah Tradisional : Kue Serabi Kinca

           Bahan-Bahan:

  • 200 gram Tepung Terigu Protein Sedang, Missal Segitiga
  • 300 ml Santan dari ½ butir Kelapa
  • 1 sdt Ragi Instan
  • Pasta Pandan Secukupnya
  • ¼ sdt Garam
  • 1 butir Telur, Kocok Lepas
           Saus Kinca:
  • 200 ml Santan dari ½ butir Kelapa
  • ¼ sdt Garam
  • 1 lembar Daun Pandan, Simpulkan
  • 1 sdm Gula Pasir
  • 100 gram Gula Merah

           Cara Membuat:

  1. Campur tepung terigu dengan ragi instan, santan, telur dan garam, aduk rata. Tambahkan pasta pandan secukupnya dan istirahatkan selama 30 menit.
  2. Saus: campur semua bahan, aduk rata dan masak hingga mendidih, angkat.
  3. Siapkan wajan kecil anti lengket, ambil adonan sesendok sayur, tutup dan panggang hingga bersarang, angkat. Lakukan terus hingga adonan habis.
  4. Penyajian: sajikan serabi dengan sausnya.

3. Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Klepon

Kue basah tradisional yaitu klepon ini berwarna hijau dengan sensasi ‘ledakan’ gula merah ketika dikunya. Bisa juga disajikan disaat buka puasa, beberapa butir kue klepon yang dinikmati bersama segelas teh manis bisa menjadi perpaduan sempurna. Meski kecil, resep klepon ini bisa memberikan energi yang besar bagi tubuh anda, karena kandungan gula merah di dalamnya. Sementara, tepung ketan merupakan sumber karbohidrat yang baik bagi tubuh. Kombinasi keduanya bisa menjadi makanan pembuka puasa yang pas sembari anda menunggu makan malam setelah sholat Maghrib selesai.

Aneka Resep Kue Basah Tradisional : Klepon

Bahan untuk membuat klepon sangat mudah didapatkan di pasar, waktu yang dibutuhkan dan cara membuatnya pun sangat mudah. Kami yakin anda akan langsung bisa begitu belajar membuatnya. Menjadikan proses membuat klepon untuk mengisi waktu menunggu berbuka puasa dengan putra-putri anda juga bisa menjadi pilihan. Namun ingat untuk tetap berhati-hati saat memasukkan butiran klepon mentah ke dalam air mendidih ya, ingat jangan sampai tangan putra-putri anda terkena air panas.

           Bahan-Bahan:

  • 1 butir Kelapa Agak Muda, Kupas, Parut Memanjang
  • 4 sdm Air Mendidih
  • 150 ml Santan Hangat
  • ½ sdm Air Kapur
  • 50 ml Air Suji
  • 200 gr gula merah, sisir halus
  • 300 gr Tepung Ketan
  • Garam secukupnya

           Cara Membuat:

  1. Siram tepung dengan air mendidih, aduk rata. Tambahkan garam, air daun suji, air kapur sambil dituangi santan sedikit demi sedikit. Uleni hingga adonan dapat dibentuk.
  2. Ambil adonan sebesar kelereng, pipihkan lalu isi dengan gula merah yang telah disisir. Bentuk bulatan, lakukan hingga adonan habis.
  3. Rebus bulatan klepon ke dalan air mendidih hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.
  4. Campur kelapa dan sedikit garam. Kukus dengan diberi daun pandan selama 5 menit. Angkat.
  5. Gulingkan rebusan klepon pada kelapa parut kukus, sajikan klepon dalam mangkok daun kecil.
 Resep Kue Basah Tradisional : Kue Gethuk

4. Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Kue Gethuk

Gethuk merupakan kue basah tradisional Indonesia yang berasal dari daerah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur. Menemukan kue gethuk di pasar-pasar wilayah bukanlah hal yang sulit. Namun apabila menemukkan di Jakarta saat ini sangatlah susah. Padahal cara membuatnya amatlah mudah. Kali ini kami akan menyajikan resep gethuk yang bisa anda coba sendiri di rumah. Bahan-bahan untuk membuata sangat mudah di dapatkan. Cara dan alat untuk membuatnya pun tidaklah sulit.

Gethuk biasanya mencampurkan gula merah pada adonan singkong rebus. Dalam resep gethuk ini, kami memisahkan gula merah dan menyajikannya sebagai saus terpisah. Hal ini dimaksudkan agar anda dapat menakar tingkat kemanisan sesuai selera anda. Agar mendapatkan gethuk yang lezat, jangan memilih singkong yang sudah agak lama dicabut dari batangnya. Tanda-tandanya yaitu kulit singkong sudah layu/lemas, daging singkong berwarna kebiru-biruan dan saat diiris, dagingnya tidak lagi mengelurkan sari pati tapioka. Singkong yang sudah layu biasanya akan terasa pahit ketika diolah. Menyajikan gethuk hasil olahan sendiri tentu akan menjadi kejutan yang istimewa bagi keluarga anda. Meski sederhana, tetapi akan memberikan rasa sensasi berbeda untuk Anda beserta keluarga.

           Bahan-Bahan:

  • 500 gram singkong, bersihkan, kukus hingga matang
  • 100 gr kelapa parut kasar, kukus selama 10 menit
  • ½ sdt garam
          Bahan Saus:
  • 2 lembar Daun Pandan
  • 200 gr Gula Merah, Sisir Halus
  • ¼ sdt Garam
  • 150 ml Air

          Cara Membuat:

  1. Haluskan singkong kukus bersama dengan kelapa parut dan garam, aduk rata. Masukkan kedalam loyang yang telah dialas plastik, padatkan.
  2. Saus: rebus air, gula merah, garam dan daun pandan hingga gula merah larut. Masak hingga gula merah mengental.
  3. Sajikan gethuk bersama dengan sausnya.

5. Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Kue Lupis Segitiga

Apabila Anda jalan-jalan ke Kota Lumajang, Anda akan menemukan satu jajanan kue basah tradisional yang cukup unik. Teksturnya yang lembut, serta kenyal dan bercitarasa manis yaitu yang bernama kue lupis. Ternyata makanan yang satu ini cukup polpuler di sana. Lalu tidak sedikit tempat yang menjual kue lupis, bahkan ada beberapa penjual yang menjajakannya dengan cara berkeliling kota tapi anda tak perlu jauh-jauh pergi ke Lumajang untuk bisa mencicipi makanan yang satu ini. Anda akan bisa memakannya dirumah, menikmati bersama keluarga tercinta. Berikut aneka resep kue basah tradisional yaitu kue lupis segitiga, selamat mencoba ya.

Kue Lupis Segitiga

          Bahan-Bahan:

  • 300 gr Gula Merah, Direbus Hingga Kental
  • ½ btr Kelapa Agak Muda, Parut Kasar Searah Serat, Kukus Selama 5 Menit
  • Daun Pisang Untuk Membungkus, Masing-Masing Selembar 8 cm
  • 1 kg Ketan Putih
  • ¼ sdt Garam
  • 125 cc Air
  • 1 sdm Kapur Sirih
  • 3 sdm Gula Pasir

           Cara Membuat:

  1. Rendam ketan dengan air selama 30 menit, tiriskan. Lalu campur dengan air kapur sirih, aduk rata.
  2. Daun pisang dirangkap dua, dibentuk kerucut, isi dengan ketan kurang lebih 3 sdm, pipihkan dan lipat sisa daun kebawah, sisipkan kedua sisinya hingga membentuk segi tiga, semat dengan lidi.
  3. Semat sebelahnya agar bungkusan tidak terbuka ketika direbus.
  4. Rebus selama ±2 jam, tiriskan dan dinginkan.
  5. Hidangkan dengan urap kelapa dan gula merah cair.

6. Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Kue Bugis

Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Kue Bugis

Kue basah tradisional yang satu ini yaitu kue bugis merupakan salah satu kue basah tradisional favorit beberapa banyak orang. Teksturnya yang lembut serta rasanya yang gurih dan manis, seringkali membuat saya susah untuk berhenti menyantapnya. Apalagi jika dinikmati dengan kopi panas saat berkumpul bersama seluruh anggota keluarga. Meskipun namanya kue bugis namun ternyata kue ini bukan berasal dari Bugis, bahkan populer di daerah Jawa dan kita bisa menjumpai kue ini di pernikahan masyarakat Betawi.

           Bahan-Bahan:

  • 75 cc Air Daun Suji Dari 10 lembar Daun Suji dan 10 lembar Daun Pandan
  • 50 gram Tepung Kanji
  • 1 sdt Air Kapur Sirih
  • 250 gram Tepung Ketan
  • 1 sdt Tepung Beras
  • 100 cc Air
  • ¼ sdt Garam
  • Daun Pisang Untuk Membungkus
          Bahan Isi:
  • ½ butir kelapa muda, diparut
  • 250 gram gula merah diiris

           Cara Membuat:

  1. Campur bahan untuk isi, masak sampai air habis. Bulatkan sebesar kelereng.
  2. Campur ketan, tepung kanji, tepung beras, air kapur sirih. Tuangi air suji sedikit demi sedikit, aduk dengan tangan sampai adonan dapat digulung. Bulatkan adonan dengan garis tengah ±3 cm.
  3. Taruh adonan pada daun pisang yang telah diolesi minyak beri sedikit gula merah bulatkan kembali, bungkus. Kukus sampai matang. Agar kelihatan cantik, buka daunnya kembali satu persatu dan bungkus lagi dengan daun pisang segar yang muda.

7. Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Kue Putu Aren Bambu

Kue basah tradisional yang berwarna hijau, rasanya merupakan perpaduan manis-gurih dan berisi aren yang meleleh di dalam mulut ini biasa disebut kue putu aren bambu. Kue putu aren bambu ini memiliki kekhasan, yaitu dicetak dengan menggunakan batang bambu yang dipotong-potong. Hasilnya adalah kue yang berbentuk seperti silinder, kurang lebih berukuran 5-8 cm dan dengan diameter 3 cm.

Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Kue Putu Aren Bambu

Putu aren kini semakin sulit ditemui di kota besar, tapi anda bisa menemukan penjual putu aren ini berjualan berkeliling di sudut-sudut kota. Selain itu, anak-anak sangat senang mengamati penjual putu aren keliling ini karena bunyi khasnya yang melengking saat menanak putu dalam cetakan bambu. Tidak ada salahnya apabila Anda mencoba membuatnya dirumah. Mari mulai mengenalkan kue-kue tradisional nusantara kepada buah hati anda di rumah, intip membuat kue putu aren bambu yang akan di ulas di bawah ini ya.

           Bahan-Bahan:

  • 800 gr Tepung Beras
  • 250 gr Gula Merah, Sisir Terlebih Dahulu
  • 6 lembar Daun Pandan
  • 1 sdt Garam
  • 600 ml Air
          Bahan Taburan:
  • 300 gram kelapa setengah tua tanpa kulit, parut
  • 1 sdt garam
  • *Campur dan kukus hingga matang

           Cara Membuat:

  1. Campur air dengan garam dan daun pandan. Rebus sampai mendidih, angkat, biarkan agar menjadi hangat.
  2. Siapkan tepung beras pada sebuah wadah, kemudian masukan air pandan tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan tangan hingga merata
  3. Saring adonan sedikit demi sedikit menggunakan saringan kasar hingga adonan menjadi halus.
  4. Masukkan adonan kedalam cetakan bambu. Alasi potongan bambu dengan potongan daun pisang atau daun pandan.
  5. Lubangi bagian tengah adonan kemudian masukkan gula jawa secukupnya. Kemudian tutupi sisanya dengan adonan tepung beras hingga cukup penuh, ratakan
  6. Siapkan panci pengukus, kemudian letakan cetakan yang sudah berisi adonan putu dengan posisi berdiri. Usahakan tepat berada di atas lubang kukusan
  7. Kukus sekitar 10 menit, angkat dan keluarkan kue dari cetakan. Sajikan di atas piring mendatar
  8. Taburi kue Putu yang sudah matang dengan parutan kelapa ditambah sedikit gula pasir
Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Kue Lumpang

8. Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Kue Lumpang

Walaupun namanya mirip dengan lumpang yang biasa digunakan sebagai tempat penumbuk yang terbuat dari batu, namun lumpang yang ini merupakan kue basah tradisional yang rasanya lezat. Kue ini disebut dengan lumpang karena kuenya memilki lesung di bagian tengahnya. Kue ini terbuat dari campuran tepung beras dengan tepung tapioca sehingga teksturnya tidak terlalu lembek maupun tidak terlalu padat. Kue tradisional ini termasuk kue basah yang pengolahannya sangat sederhana, berikut resep lengkapnya ada dibawah ini ya.

           Bahan-Bahan:

  • 150 gram Tepung Tapioca
  • 150 gram Tepung Beras
  • 1 sdm Minyak Untuk Mengoles Cetakan
  • 250 gram Gula Pasir
  • 1 sdm Air Kapur Sirih
  • 800 ml Air

           Cara Membuat:

  1. Olesi cetakan kue talam kecil-kecil dengan minyak, panaskan sebentar
  2. Campur tepung dengan air, aduk hingga rata. Tambahkan gula merah dan air kapur sirih. Masukkan adonan ke dalam cetakan kukus hingga matang selama ±15 menit

9. Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Kue Talam

Anda mungkin sudah familiar dengan kue basah tradisional satu ini yaitu kue talam. Berbagai jenis kue talam banyak disajikan mulai dari pasar tradisional hingga toko-toko kue di kota-kota besar, mulai dari makanan ringan di rumah hingga sajian untuk jamuan rapat dan pesta. Sampai sekarang, talam ini masih banyak penggemarnya dan masyarakat kreatif juga melakukan banyak modifikasi dan menghasilkan banyak varian rasa. Cukup berpotensi untuk menjadi peluang bisnis, bukan?

Salah Satu Aneka Resep Kue Basah Tradisional Yaitu Kue Talam

Salah satu varian klasik dari kue talam adalah Talam Pisang. Seperti namanya, kue ini berbahan dasar tepung terigu, kanji dan pisang sebagai pelengkap. Rasa manis, legit dan gurih dijamin akan membuat jatuh cinta. Anda bisa membuat talam pisang sendiri dengan lezat namun sederhana. Caranya, intip resep raja kue yang sajikan kali ini ya.

           Bahan-Bahan:

  • 8 buah Pisang Raja Atau Tanduk
  • 250 ml Santan
  • 2 lembar Daun Pandan
  • 150 gram Tepung Terigu
  • 125 gram Gula Pasir
           Bahan Lapisan:
  • 75 gr tepung terigu
  • 30 gr tepung kanji
  • 125 gr gula pasir
  • Pewarna makanan hijau secukupnya
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt vanili
  • 500 ml santan sedang

          Cara Membuat:

  1. Potong-potong pisang seukuran dadu. Sisihkan.
  2. Campur tepung terigu, gula pasir dan santan. Satukan dengan potongan pisang. Aduk sampai rata.
  3. Masukkan ke dalam cetakan yang sudah diolesi minyak. Kukus bersama daun pandan selama 15 menit sampai setengah matang.
  4. Satukan semua bahan lapisan. Aduk sampai menjadi adonan licin. Tuang ke atas adonan pisang.
  5. Kukus lagi selama 25 menit atau sampai matang. Angkat.

Sudah Anda ketahuikan tentang aneka resep kue basah tradisional yang paling lezat dan terpopuler di Indonesia, Anda jangan sampai tidak tahu cara membuatnya. Sudah raja kue beri tahu resep dan cara buat dari aneka resep kue basah tradisional yang paling lezat dan terpopuler. Selamat mecoba ya.

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *